Javascript must be enabled in your browser to use this page.
Please enable Javascript under your Tools menu in your browser.
Once javascript is enabled Click here to go back to Ir. H. SUSWONO, MMA
 


Solusi kemiskinan dan kelaparan terletak pada dua bentuk kebijakan yakni proteksi dan subsidi. Dalam konteks kekinian kita, ada pertanyaan klasik yang layak dimunculkan tentang proteksi dan subsidi ini, yakni apakah kebijakan itu telah mencapai targetnya?. Target ”orang” yaitu subsidi memang dinikmati oleh masyarakat marjinal yang membutuhkannya. Target filosofi yaitu subsidi berhasil membantu masyarakat marjinal dan miskin tersebut keluar dari kemiskinan dan kemarjinalannya. (Suswono)

 
 
Kasus Al Amin: Keluarga Wakil Ketua Komisi IV Tak Gelisah PDF Print E-mail
Friday, 02 May 2008
 

Views : 142    

Published in : Artikel, Kliping Media

“Partai tidak membolehkan untuk meminta dana dari mitra. Kalau kita bisa tolak, kita tolak. Kalau dititipkan di Jakarta ya kita kembalikan ke KPK.” (Detik.com, 30 April 2008)

 

Jakarta - Kasus dugaan suap alih fungsi hutan di Bintan dan Tanjung Api-api yang menimpa anggota DPR Komisi IV membuat anggota keluarga gelisah. Namun keluarga Wakil Ketua Komisi IV Suswono tenang-tenang saja.

Suswono mengaku cukup terbuka kepada keluarganya dalam setiap hal.

“Keluarga mengikuti berita-berita tapi kalau saya terbuka ya tidak gelisahlah. Tapi prihatin saja kalau itu benar,” ujar Suswono kepada detikcom, Rabu (30/4/2008).

Menurut anggota FPKS ini, dirinya pernah tercatat dalam kasus Dana Kelautan dan Perikanan (DKP). Padahal Suswono tidak menerima. Karena kejadian itulah Suswono menjadi hati-hati dalam setiap langkah. Selain itu kebijakan fraksi melarang untuk menerima dana apa pun dari mitra kerja.

“Partai tidak membolehkan untuk meminta dana dari mitra. Kalau kita bisa tolak, kita tolak. Kalau dititipkan di Jakarta ya kita kembalikan ke KPK. Dulu nama saya pernah tercatat dalam kasus DKP padahal saya tidak terima. Itu buat pelajaran,” jelas dia.

KPK telah menetapkan anggota Komisi IV Al Amin Nur Nasution sebagai tersangka dalam dugaan kasus penyuapan alih fungsi hutan di Kepulauan Bintan. Sumber detikcom juga menyebutkan anggota Komisi IV lainnya yakni Sarjan Tahir ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus penyuapan alih fungsi hutan mangrove Tanjung Api-api di Palembang. ( nik / mar )

   

Users' Comments  
 

Average user rating

   (0 vote)

 


Add your comment
Name
E-mail
Title  
 
Comment
 
Available characters: 600
   Notify me of follow-up comments
  This image contains a scrambled text, it is using a combination of colors, font size, background, angle in order to disallow computer to automate reading. You will have to reproduce it to post on my homepage
Enter what you see:

   
   

No comment posted



mXcomment 1.0.6 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
 

Komentar Terbaru

Subsidi Pupuk dan Nasib Petani
Subsidi Pupuk
Mohon subsidi pupuk yang mendatang...
21/06/10 10:32
Komentar Selengkapnya...
Oleh Muis

Lindungi Hak Petani, UU Harus...
Aaah,,,jadi bingung
Saya setuju dengan pernyataan pak Sus...
30/06/08 08:03
Komentar Selengkapnya...
Oleh Anak petani

Di KPK, Anggota Komisi IV...
Setuju
:grin
27/06/08 17:32
Komentar Selengkapnya...
Oleh Agung101

Anggota FPD Sarjan Tahir...
Lemahnya Sistem Partai
Kasus yang menimpa Sarjan membuktikan...
27/06/08 13:56
Komentar Selengkapnya...
Oleh sandhi

Di KPK, Anggota Komisi IV...
Ka'ban Harusnya Jadi Orang Hutan
Seharusnya MS Ka'ban, si Ketua Umum...
27/06/08 13:51
Komentar Selengkapnya...
Oleh sandhi

Jumlah Pengunjung

Hari ini20
Kemarin26
Pekan ini81
Bulan ini178
Total Pengunjung12226

(C) Fliesenstadt