Javascript must be enabled in your browser to use this page.
Please enable Javascript under your Tools menu in your browser.
Once javascript is enabled Click here to go back to Ir. H. SUSWONO, MMA
 


Solusi kemiskinan dan kelaparan terletak pada dua bentuk kebijakan yakni proteksi dan subsidi. Dalam konteks kekinian kita, ada pertanyaan klasik yang layak dimunculkan tentang proteksi dan subsidi ini, yakni apakah kebijakan itu telah mencapai targetnya?. Target ”orang” yaitu subsidi memang dinikmati oleh masyarakat marjinal yang membutuhkannya. Target filosofi yaitu subsidi berhasil membantu masyarakat marjinal dan miskin tersebut keluar dari kemiskinan dan kemarjinalannya. (Suswono)

 
 
Percepat Inpres HPP Gabah PDF Print E-mail
Wednesday, 23 April 2008
 

Views : 124    

Published in : Artikel, Kliping Media

”Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali,” (Sinar Harapan, 21 April 2008)

Jakarta-Perum Bulog mengharapkan penerbitan Instruksi Presiden untuk Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah dan beras dipercepat. Pada HPP yang berlaku sekarang, Bulog dalam posisi sulit untuk mencapai target.

“Sebenarnya, Bulog menginginkan Senin (hari ini) peraturannya sudah terbit. Tapi diharapkan pekan ini bisa terbit, agar bisa diterapkan pada hari itu juga,” kata Direktur Utama Perum Bulog Mustafa Abubakar, Minggu (20/4), di Tegal.

Dia mengemukakan dengan HPP baru, Bulog lebih mudah dalam pengadaan dalam negeri. Dengan HPP Gabah Kering Panen Rp 2.000/kg sekarang, sebab kalah bersaing dengan harga pasar. Dia menegaskan melihat perkembangan harga pangan terutama beras dan tuntutan petani, penyesuaian HPP harus sudah dilakukan. Menurutnya, perlu ada perkembangan harga yang dinamis namun tidak membebani konsumen.

“HPP ideal akan menyesuaikan dengan inflasi, dengan memperhatikan perkembangan harga dunia. Pada akhirnya memang akan terbentuk keseimbangan harga baru untuk beras di tingkat konsumen,” katanya.

Pengaturan HPP perlu secepatnya karena menyangga harga petani dan agar tugas pengadaan Bulog tidak terhambat. Bulog menargetkan pengadaan beras pada 2008 mencapai 2,8-3 juta ton. Hingga pada 18 April 2008, pengadaan mencapai sekitar 735.000 ton beras.

Wakil Ketua Komisi IV DPR Suswono mengatakan, pembentukan HPP baru cukup terlambat, sebab sejak enam bulan lalu sudah diusulkan DPR. Permintaan dari kalangan petani juga sudah disuarakan namun kurang ditanggapi pemerintah. ”Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali,” kata Suswono.

Dengan gambaran harga gabah dan beras di pasar sekarang, dia mengemukakan Bulog kesulitan melakukan pengadaan. Sebab tidak lagi berlaku harga batas bawah dan batas atas yang memberi keleluasaan bagi Bulog untuk membeli sesuai harga pasar.

Suswono juga meminta agar Bulog mengoptimalkan fungsi komersial sehingga tidak ada alasan pengadaan rendah. Menurutnya, kalangan pedagang juga membeli gabah di atas HPP, tapi bisa menjual beras sesuai dengan HPP. “Memang untungnya jadi rendah, tapi ini harus dicontoh oleh Bulog,” tegasnya.


   

Users' Comments  
 

Average user rating

   (0 vote)

 


Add your comment
Name
E-mail
Title  
 
Comment
 
Available characters: 600
   Notify me of follow-up comments
  This image contains a scrambled text, it is using a combination of colors, font size, background, angle in order to disallow computer to automate reading. You will have to reproduce it to post on my homepage
Enter what you see:

   
   

No comment posted



mXcomment 1.0.6 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
 

Komentar Terbaru

Subsidi Pupuk dan Nasib Petani
Subsidi Pupuk
Mohon subsidi pupuk yang mendatang...
21/06/10 10:32
Komentar Selengkapnya...
Oleh Muis

Lindungi Hak Petani, UU Harus...
Aaah,,,jadi bingung
Saya setuju dengan pernyataan pak Sus...
30/06/08 08:03
Komentar Selengkapnya...
Oleh Anak petani

Di KPK, Anggota Komisi IV...
Setuju
:grin
27/06/08 17:32
Komentar Selengkapnya...
Oleh Agung101

Anggota FPD Sarjan Tahir...
Lemahnya Sistem Partai
Kasus yang menimpa Sarjan membuktikan...
27/06/08 13:56
Komentar Selengkapnya...
Oleh sandhi

Di KPK, Anggota Komisi IV...
Ka'ban Harusnya Jadi Orang Hutan
Seharusnya MS Ka'ban, si Ketua Umum...
27/06/08 13:51
Komentar Selengkapnya...
Oleh sandhi

Jumlah Pengunjung

Hari ini12
Kemarin15
Pekan ini27
Bulan ini124
Total Pengunjung12172

(C) Fliesenstadt